Air Terjun Curug Cikaso, Wisata Alam Yang Menyejukkan.

Curug Cikaso adalah salah satu panorama alam indonesia yang masih tersimpan kealamiannya, tersembunyi di hutan rimba nan lebat di kawasan Sukabumi. Curug cikaso sebenarnya bernama Curug Luhur, mengalir dari anak sungai Cikaso yang bernama Cicurug. Tapi oleh kebanyakan orang curug ini lebih di kenal dengan nama Curug Cikaso. Kontur permukaan kawasan Sukabumi yang berbukit-bukit menjadikan aliran sungai ini melewati banyak curaman dan tebing. Sehingga menciptakan sebuah karya alam yang menakjubkan Air Terjun Curug Cikaso.
Obyek Wisata Curug Cikaso
Untuk sampai ke Air Terjun Curug Cikaso cukup sulit, karena letaknya yang tersembunyi di area hutan Sukabumi. Dari pusat Kota Sukabumi, Curug Cikaso berjarak 70 Kilometer. Dengan kendaraan pribadi, kita bisa mencapai Curug sekitar 1,5 jam perjalanan. Belum lagi Anda harus menyeberang area penduduk dan persawahan. Bagi anda yang berjiwa petualang, Curug Cikaso merupakan tujuan wisata yang sempurna.

Sebelum mencapai Air Terjun Cikaso kita akan melewati area penduduk, area persawahan dan area hutan. Sehingga perjalanan kita akan di temani dengan pemandangan yang alami, sejuk dan indah. Memasuki area air terjun, kita akan merasa seperti memasuki sebuah taman yang indah. Pemandangan alami yang melingkupi air terjun ini bernuansa alam yang subur, segar dan alami. Walaupun kita harus menempuh perjalnan yang cukup melelahkan, namu rasa lelah kita akan hilang ketika kita melihat pemandangan alami dan sampai ke Air Terjun Curug Cikaso.

Air terjun yang satu ini memiliki tiga terjunan setinggi sampai 80 Meter, dengan lebar sekitar 100 Meter. Cukup lebar bukan? Ketiga terjunan berasal dari satu sungai yang alirannya di belah oleh bebatuan tebing, sehingga terbagi menjadi tiga terjunan. Masing masing terjunan juga memiliki nama sendiri-sendiri. Terjenun paling kiri bernama Curug Asepan, Curuk Meong di bagian tengah dan yang berada pling kanan bernama Curug Aki.

Curug Asepan dan Curug Meong memiliki terjunan yang cukup besar dan deras, keduanya juga berdampingan pada sisi tebing yang sama. Sehingga dari kejahuan kita hanya bisa melihat kedua air terjun ini. Sedangkan Curug Aki yang paling kanan memiliki terjunan yang relatif kecil. Curug Aki juga mengalir di tebing yang menghadap ke Timur dan terpisah dari dua terjunan lainnya. Sehingga Curug Aki terlihat "bersembunyi" jika kita melihatnya dari sebelah Barat.

Di bawah Air Terjun Curug Cikaso terdapat kolam yang cukup besar dan dalam. Kolam ini tercipta karena hempasan terjunan yang cukup deras, sehingga dasar kolam cukup dalam. Anda bisa berenang di kolam tersebut. Aliran air yang masih murni dan jernih membuat kolam tersebut berwarna hijau kebiruan. Dipadu dengan tumbuhan rambat yang rimbun kedua sisi air terjun dan warna tebing yang coklat megah, menyuguhkan pada Anda pemandangan yang menakjubkan. Namun disarankan agar Anda tetap berhati-hati karena kolam tersebut cukup dalam. Disamping itu, jangan sampai Anda berenang tepat dibawah air terjun karena anda bisa terhanyut.

Sekedar berbasah-basah ria tanpa berenang, kita bisa melangkah ke Curug Aki atau sisi barat Curug Asepan. Di dekat Curug Aki, kita bisa mandi dan berfoto ria di bawah terjunan. Kita juga bisa menjelajahi sungai yang mengalir setelah kolam. Sungai tersebut juga bertingkat dan banyak bebatuan di tengahnya. Jernihnya air yang mengalir membuat dasar sungai mudah terlihat. Tempat ini sangat cocok bagi anak-anak kita. Namun ada baiknya jika kita tetap mengawasi putra-putri kita saat bermain di sungai ini. Selain itu, di sungai ini anda bisa mendapatkan tempat yang terbaik untuk menikmati pemandangan Curug Cikaso, karena dari sungai ini, Air Terjun Cikaso akan terlihat megah dan indah.

Setelah puas bermain air, berbasah-basah dan menikmati keindahan air terjun, Anda bisa beristirahat di warung-warung yang letaknya tak jauh dari air terjun. Di sini Anda bisa mengisi perut atau sekedar minum secangkir kopi panas, sembari menikmati keindahan alam yang masih asri. Jangan lupa untuk membawa kantong plastik untuk menampung sampah, karena di area Air Terjun Curuk Cikaso tidak tersedia tempat sampah. Dengan demikian Anda juga ikut serta membantu kelestarian alam.

Lokasi Curug Cikaso
Wisata Alam Air Terjun Curug Cikaso terletak di Desa Cibitung, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sekitar 8 Kilometer dari Kecamatan Surade.

Akses Menuju Curug Cikaso
Lokasi Air Terjun Curug Cikaso bisa dicapai dengan menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua. Secara umum kondisi jalan menuju tempat wisata di Pulau Jawa ini relatif bagus. Namun beberapa kilometer sebelum air terjun kondisi jalan agak buruk (jalan berbatu).

Harga Tiket
Harga tiket untuk masuk ke area Air Terjun Curug Cikaso Jawa Barat terbilang cukup murah, yaitu sekitar Rp. 3.000,- per orang.

Fasilitas dan Akomodasi di Curug Cikaso
Di sekitar air terjun terdapat beberapa warung yang menjual makanan, serta beberapa yang menjual souvenir seperti kaos dan pernak-pernik lainnya. Jangan lupa untuk membawa baju ganti jika Anda berencana akan bermain air. Anda bisa berganti baju di toilet yang tersedia.


View Air Terjun Curug Cikaso in a larger map

Wisata Bahari Lamongan, Tempat Rekreasi Yang Menyenangkan

WBL (Wisata Bahari Lamongan) adalah objek wisata yang menggabungkan dua konsep yaitu wisata bahari dan wisata dalam areal seluas 11 hektar. Terletak di pesisir utara Pantai Jawa, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. WBL di buka sejak 14 November 2004 yang di kelola oleh PT. Bumi Lamongan Sejati, Sebuah perusahaan patungan Pemkab Lamongan dengan PT. Bunga Wangsa Sejati.

Area dan Lokasi Wisata Bahari Lamongan
Sebelum di bangun Wisata Bahari Lamongan lokasi ini dahulu di kenal dengan Pantai Tanjung Kodok, sehingga pada tahun 2004 an lokasi ini dikembangkan untuk wahana rekreasi dan liburan untuk skala nasional maka dibangunlah WBL.

WBL tak jauh berbeda dengan Pantai Ancol Jakarta, mempunyai lokasi yang sama yaitu dekat dengan pantai serta banyak obyek wisata yang cocok untuk dijadikan sarana rekreasi dan liburan untuk keluarga. Namun, perbedaan yang bisa kita lihat adalah pada warna air laut pada WBL lebih biru dan menyegarkan serta lebih enak untuk di pandang oleh mata.

Obyek Wisata Bahari Lamongan
Banyak wahana dan obyek wisata untuk dijadikan sarana berlibur atau rekreasi bersama keluarga atau teman-teman,  mulai dari wahana permainan, kolam renang, wahana permainan untuk anak maupun untuk orang dewasa, permainan yang bisa menantang adrenalin kita.

Beberapa objek wisata bahari lamongan antara lain:
  1. Permainan Air
  2. Kolam Renang Air Tawan dan Air Laut
  3. Waterboom
  4. Bioskop 3 Dimensi
  5. Rumah Sakit Hantu
  6. Samba Jet
  7. Mini Columbus dan Mini Train
  8. Mini Bumper Car dan Mini Bumber Boat
  9. Motocross
  10. Taman Kaca
  11. Taman Berburu
  12. Paus Dangdut
  13. Jet Coaster
  14. Istana Boneka
  15. Crazy Car
  16. Tagada dan masih banyak lagi Obyek wisata di WBL
 

Fasilitas dan Akomodasi Wisata Bahari Lamongan
Tersedia berbagai fasilitas penunjang untuk mendukung kenyamanan para wisatawan yang berlibur disana. Fasilitasnya antara lain: Pasar Hidangan, Pasar Wisata, Pasar Buah dan Ikan, Masjid, Klinik, ATM, Tempat Menyusui Ibu dan Bayi, Taman Untuk Kucing, Toilet, Free Wifi, Tempat Parkir dan lai-lain.

Harga Tiket Masuk Wisata Bahari Lamongan:
Weekday (Senin - Kamis) Rp. 55.000,-
Weekend (Jum'at - Minggu, Hari Besar Nasional, Musim Libur WBL) Rp. 75.000,-

Green Canyon, Tempat Pariwisata Yang Eksotis

Bila anda pernah mendengar Kawasan Pariwisata luar negeri yang mempunyai fenomena alam yang sangat eksotis maka anda akan menebak kawasan itu bernama Gran Canyon. Gran Canyon merupakan tempat pariwisata yang mempunyai fenomena alam yang sangat eksotis, karena terdapat aliran Sungai Colorado yang di apit oleh tebing tinggi yang membentuk jurang. Jika anda penasaran, kita tidak perlu terbang keluar negeri untuk melihat Grand Canyon, sebab di Pulau Jawa terdapat Daerah yang mirip Grand Canyon yaitu Green Canyon atau di sebut juga Cukang Taneuh.

Tempat dan Lokasi Green Canyon atau Cukang Taneuh
Green Canyon Indonesia berada dikawasan wisata Jawa Barat, tepatnya di Desa Kertayasa, Kec. Cijulang, Kab. Ciamis, Jawa Barat. Berjarak sekitar 130 Km dari Kota Ciamis dan berjarak kurang lebih 31 Km dari Pangandaran.


Sebelumnya daerah ini bernama Cukang Taneuh atau "Jembatan Tanah". Nama Cukang Taneuh oleh orang jawa diambil dari nama suatu kondisi dimana ada sebuah jembatan tanah di hulu aliran sungai Cijulang. Tahun 1993, dua orang wisatawan mancanegara asal Prancis yang pada saat itu berkunjung ke Cukang Taneuh dan menyebutnya dengan nama Green Canyon. Kemudian nama Cukang Taneuh lebih populer dengan nama Green Canyon sampai saat ini.

Perbedaan Grand Canyon dan Green Canyon sendiri berada di pemandangan alamnya. Jika Grand Canyon didominasi warna coklat dan merah, Green Canyon Pangandaran didominasi warna hijau.

Obyek Wisata Green Canyon atau Cukang Taneuh
Jika anda berlibur di Jawa Barat dan ingin mencari sensasi liburan berbeda, Green Canyon adalah salah satu tempat wisata yang tepat. Lokasi yang unik yang terbentuk dari Sungai Cijulang dan tebing tinggi sangat menarik untuk dicoba. Arung jeram, kano, berenang, menyelam dan panjat pinang merupakan kegiatan liburan yang asyik untuk dicoba pada kawasan objek wisata Cukang Taneuh.


Hal utama yang menjadi daya tarik bagi wisatawan di Green Canyon adalah berpetualang dengan perahu kecil atau "ketinting". Awal berpetualang berada di Dermaga Ciseureuh. Sungai yang mempunyai pemandangan tebing menjulang tinggi dipadu dengan pemandangan pepohonan dan air sungai berwarna hijau merupakan suguhan yang sangat eksotis. Jika Anda beruntung, anda dapat berjumpa dengan hewan penghuni Sungai Cijulang seperti biawak, ular kadut, dan monyet.

Jika anda penasaran ingin Memasuki gua stalaktif dan stalagmit yang menghiasi gua, anda bisa mencoba berenang menggunakan pelamppung kedalam goa. Pemandangan di dalam goa akan lebih menakjubkan. Masyarakat setempat menyebutnya Zona Hujan Abadi, sebab walaupun musim kemarau, aliran air seperti hujan tidak pernah berhenti.

Yang lebih menarik lainnya adalah menyelami sungai dan kita akan disuguhi pemandangan bawah dasar goa dengan beberapa spesies ikan yang hidup di dalamnya. Waktu yang terbaik untuk berkunjung ke Green Canyon yaitu pada saat musim kemarau, yaitu pada bulan Mei sampai September.


Akses Menuju Green Canyon atau Cukang Taneuh
Akses menuju lokasi pariwisata ini kurang lebih berjarak 31 Km dari pantai Pangandaran, jika anda dari Ciamis kurang lebih berjarak 390 Km. Setelah sampai dermaga Ciseureuh, anda dapat melanjutkan perjalanan menuju Sungai Cijulang dengan perahu kecil sampai ke Goa Green Canyon yang berjarak kurang lebih 3 Km. Untuk menyewa perahu kecil anda di kenakan biaya sekitar Rp. 100.000,-

Fasilitas dan Akomodasi
Dimulai dari dermaga Ciseureuh sebagai tempat pelabuhan perahu-perahu kecil untuk mengantarkan ke Lokasi Green Canyon disini terdapat banyak fasilitas seperti tempat bermain, tempat ibadah, toilet umum, warung makan dan toko souvenir dan oleh-oleh, sedangkan untuk Penginapan di sekitar kawasan dermaga terdapat beberapa hotel dan homestay untuk tempat beristirahat.



View Green Canyon, Jawa Barat in a larger map

Kesejukan Objek Wisata Tawangmangu, Wisata Pegunungan

Tawangmangu adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kecamatan ini sangat dikenal oleh para wisatawan karena merupakan daerah wisata yang sangat sejuk. Tawangmangu di kenal dengan obyek wisata pegunungan di lereng barat gunung lawu yang bisa di tempuh dengan kendaraan darat selama sekitar satu jam dari Kota Surakarta (Solo).

Lokasi & Area Tawangmangu
Tempat ini sejak masa kolonial Belanda telah menjadi tempat berwisata. Obyek tujuan wisata utama adalah air terjun grojogan sewu (tinggi 81 m). Di tempat ini tersedia berbagai sarana pendukung wisata seperti kolam renang dan berbagai bentuk penginapan. Dari tawangmangu dapat di mulai pendakian ke puncak Gunung Lawu (Pos Cemorokandang). Selain itu, dari sini terdapat jalan tembus yang menuju ke telaga sarangan di Magetan lewat cemorosewu.

Tawangmangu berada pada area pegunungan yang subur di kelilingi oleh hutan dan perbukitan. Namun kota kecil ini telah terkenal hingga manca negara karena kawasan ini merupakan obyek pariwisata yang cocok untuk dijadikan pilihan berlibur maupun berdarma wisata.

Selain udaranya yang sejuk, keindahan alam di sekitarnya tidak kalah menarik dengan kawasan lain di indonesia, terlebih lagi didaerah ini terkenal dengan produksi pertanian penghasil sayur mayur, selain dari keberadaan obyek wisata Air Terjun Grojokan Sewu. Tawangmangu sendiri telah menjadi pilihan bagi orang-orang perkotaan untuk membangun villa-villa, maupun berinvestasi dengan mendirikan hotel-hotel & penginapan. Bagi anda yang ingin berwisata pun dapat memesan villa untuk penginapan anda di tawangmangu.

Akses Jalan Menuju Tawangmangu
Untuk mendukung kemudahan dalam mengakses daerah ini, pemerintah telah mengusahakan perbaikan jalur transportasi dengan melakukan perawatan jalan dan pembangunan jalan baru lintas provinsi dari tawangmangu sendiri yang berada di jawa tengah ke arah Magetan Jawa Timur. Dan sampai sekarang proses pembangunan jalan masih terus berlangsung melewati perbukitan dan melintas di tengah-tengah lahan pertanian yang asri dengan pemandangan elok di kiri dan kanan sepanjang jalan baru ini.

Obyek Wisata Tawangmangu
Selain Pembangunan jalan, pemerintah juga telah melakukan Rebuilding secara total pasar Tawangmangu yang tadinya berupa pasar tradisional yang kumuh, kini telah berupa bangunan megah Pasar Wisata, di harapkan dengan rehabilitas pasar ini para wisatawan yang datang ke Tawangmangu dapat dengan mudah dan leluasa untuk berbelanja segala macam jenis oleh-oleh, maupun hasil bumi dengan lebih nyaman. Tempat ini sebenarnya cocok untuk belajar, mengingat udaranya yang sejuk, namun sayang di tempat ini pendidikan formal yang tersedia hanya setingkat SMP, sehingga mengharuskan warganya yang ingin melanjutkan studi harus pindah ke tempat lain (migrasi), hal ini tentu saja tidak baik bagi pengembangan SDM masyarakat Tawangmangu.

Ada beberapa lokasi yang sering menjadi lokasi tujuan domestic maupun manca negara, baik yang ada di kecamatan Tawangmangu sendiri maupun daerah lain di sekitarnya yang dekat diakses dari Tawangmangu, yaitu:
  1. Grojokan Sewu
    Grojokan Sewu merupakan sebuah air terjun yang indah dan menyimpan banyak sekali misteri. Lokasi yang berjarak 27 km dari sebelah timur kota Solo. Air terjun Grojokan Sewu juga masih merupakan bagian dari Hutan Wisata Grojokan Sewu. Harga tiket masuk Grojokan Sewu Tawangmangu sekitar Rp. 18.000,- perorang pada tahun 2014.
  2. Air Terjun Pringgodani
    Tepatnya berada di desa Blumbang, Air Terjun Pringgodani ini dapat di capai dengan kendaraan umum atau pribadi dari Terminal Tawangmangu dengan jarak 5 Km. Setelah itu turun di gapura "Mbok Lastri" Perjalanan bisa di lanjutkan dengan berjalan kaki berjarak 2 Km.

  3. Puncak Lawu
    Puncak Gunung lawu merupakan perbatasan antara Jawa Tengah dengan Jawa Timur. Status gunung ini adalah sudah lama tida aktif , terlihat dari rapatnya vegetasi serta puncaknya yang ter-erosi. Di lerengnya terdapat kepundan kecil yang masih mengeluarkan uap air (fumarol) dan belerang (solfatara).

  4. Sentra Tanaman Hias (Desa Nglurah)
    Desa Nglurah merupakan sentra tanaman hias di Kecamatan Tawangmangu, di kelilingi oleh perbukitan kaki Gunung Lawu. Hampir di setiap rumah penduduk dapat kita jumpai aneka jenis tanaman hias baik yang sudah dikemas dengan pot/polyback maupun yang masih tertanam di tanah. Memproduksi tanaman hias memang telah menjadi sumber pendapatan bagi  para warga desa Nglurah ini, selain dari pekerjaan lain dan bercocok tanam. Bahkan hasil produksi tanaman hiasnya telah merambah pasar manca negara seperti Malaysia dan Singapura.
  5. Bumi Perkemahan
    Bumi perkemahan ini berlokasi di Desa Kalisoro, Tawangmangu. Mempunyai ketinggian 1.100 di atas permukaan laut. Untuk menuju ke obyek wisata ini kita harus berjalan kaki selama kurang lebih 2 jam sambil menikmati pesona alam hutan tersebut. Jalanannya turun naik ketika berada di tengah hutan pinus. Jika kita mengeksploitasi lebih jauh lagi tentang kawasan bumi Perkemahan ini kita akan sampai pada sebuah situs arkeologis yang anda temukan disana.
  6. Fliying Fox

Mengenang Sejarah Dengan Wisata Di Lawang Sewu Semarang

Lawang Sewu atau dalam bahasa Indonesia artinya "Pintu Seribu", orang Semarang menyebutnya demikian karena gedung ini mempunyai pintu dan jendela berukuran besar menyerupai pintu yang berjumlah sangat banyak. Jaman Dulu Gedung ini dirancang oleh arsitek Belanda C.Citroen dari Firma J.F. Klinkhamer dan B.J. Quendag pada tahun 1903 dan selesai pada tahun 1907. Gedung ini awalnya digunakan untuk kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS, perusahaan kereta api Belanda.

Bangunan ini mempunyai asitektur yang unik, semua bangunan mengadopsi gaya arsitektur Belanda yang khas. Terdiri dari dua lantai dan memiliki dua sayap bangunan yang membentang ke kanan dan kekiri. Bangunan ini dilengkapi dengan Ballroom, Gedung serbaguna, ruang makan hingga gedung pertunjukan. Ketika memasuki bangunan ini Anda akan disambut dengan lorong-lorong panjang yang dipenuhi dengan pintu dan jendela-jendela kayu di kanan-kirinya. Keindahan arsitekturnya juga cocok bagi Anda yang ingin melakukan foto Pre wedding atau sekedar hoby foto untuk koleksi pribadi saja.

Bangunan ini menghadap ke Taman Wilhelmina yang sekarang lebih dikenal sebagai komplek Tugu Muda. Di depan Lawang Sewu dulu melintas rel trem kota Semarang, jurusan Bulu รข€“ Jomblang. Foto udara yang diambil pada tahun 1927 masih memperlihatkan jalur perangkutan ini.

Setelah Jepang mengambil alih pemerintahan Belanda di Indonesia pada tahun 1942, ruang bawah tanah gedung ini yang sebelumnya merupakan saluran pembuangan air di "sulap" menjadi penjara bawah tanah sekaligus saluran pembuangan air. Gedung ini juga menjadi saksi bisu pertempuran sengit antara rakyat Indonesia dengan tentara Jepang yang terkenal dengan sebutan Pertempuran Lima Hari di Semarang (14 Oktober 1945 - 19 Oktober 1945). Untuk mengenang peristiwa bersejarah tersebut, beberapa tahun kemudian pemerintah membangun sebuah prasasti di halaman Taman Wilhelmina yang sekarang dikenal sebagai Tugu Muida

Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Jawatan Kereta Api Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selain itu pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Perhubungan Jawa Tengah.

Mengingat Lawang Sewu mempunyai nilai sejarah penting, maka Pemerintah Kota Semarang dengan SK Wali Kota 650/50/1992, memasukan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi. 

Akses
Lokasinya yang berada di tengah kota memudahkan Lawang Sewu untuk di kunjungi, Anda bisa mengguanakan kendaraan pribadi menuju arah Simpang Lima, Lawang Sewu sangat dekat dengan kawasan ini. Yang dari luar kota bisa mengunjungi tempat ini dengan menggunakan angkutan umum dari stasiun cukup bayar Rp 4.000 ambil rute Tugu Muda.

Tiket Masuk
Biaya Tiket Masuk sekitar Rp 10.000 untuk masuk ke Lawang Sewu dan Rp 30.000 untuk masuk ke ruang bawah tanah. Jam Buka antara Senin-Minggu, pukul 06.00 - 18.00


Foto-Foto Lawang Sewu Semarang

Menikmati Kesejukan Udara Di Telaga Sarangan Magetan

Alternatif tujuan wisata selain objek wisata pantai, museum, dan air terjun yaitu wisata alam Telaga Sarangan yang berada di Pulau Jawa. Telaga ini berada di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dengan Jawa Timur, berjarak sekitar 16 Km ke arah barat Kota Magetan. Bernama Telaga Sarangan, karena telaga ini berada di Desa Sarangan. Namun Telaga Sarangan dikenal juga dengan nama Telaga Pasir.

Telaga Sarangan merupakan telaga yang terbentuk secara alami yang berada di lereng Gunung Lawu. Telaga ini memiliki luas sekitar 30 Hektar dengan kedalaman sekitar 28 Meter. Telaga Sarangan berada di ketinggian sekitar 1000 Meter di atas permukaan laut, dengan suhu 18 – 23 derajat celcius. Karena letaknya tersebut, mata Anda akan dimanjakan dengan panorama keindahan serta kesejukan udara Telaga Sarangan. Telaga dan pegunungan Sidoramping lereng Gunung Lawu merupakan perpaduan yang pas sebagai tempat wisata dan memberikan kesan tenang dan damai bagi siapa saja yang berkunjung ke tempat ini. 

Objek Wisata
Pertama kali Anda menjejakkan kaki di telaga ini, Anda akan menjumpai pemandangan dengan hamparan air dengan latar belakang Gunung Lawu. Hijaunya pepohonan di sekitar telaga dan bukit-bukit yang mengelilingi telaga, membuat mata Anda menjadi sejuk dan memberikan kesan tenang di dalam pikiran Anda. Hembusan angin sepoi-sepoi nan dingin, menjadikan hati terasa damai. 

Di objek wisata Telaga Sarangan, Anda dapat melakukan berbagai macam kegiatan yang dapat menghilangkan kepenatan. Bagi Anda yang hobi petualangan, Anda dapat menjelajah hutan pinus di lereng pegunungan di sekitar telaga. Anda juga dapat menunggang kuda, berkeliling di sekitar Telaga Sarangan. Jika Anda masih belum puas, Anda bisa menyusuri Telaga Sarangan dengan menggunakan becak air, perahu, ataupun speedboat. 

Terdapat even yang digelar sekali dalam setahun. Yaitu Ritual Labuh Sesaji atau melarung tumpeng. Ritual yang digelar merupakan bentuk syukur atas berkah yang diberikan oleh Sang Pencipta. Ritual ini biasanya diadakan pada hari Jumat Pon, bulan Ruwah dalam kalender Jawa. 

Setelah Anda lelah mengelilingi Telaga Sarangan, kini waktunya untuk memanjakan perut Anda. Anda bisa menikmati makanan khas pegunungan, yaitu sate kelinci. Selain sate kelinci, Anda bisa menikmati makanan desa yang bergizi, yaitu nasi pecel dengan berbagai macam gorengan sebagai pendampingya. 

Lokasi
Telaga Sarangan berada di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dengan Provinsi Jawa Timur. Tepatnya terletak di Desa Sarangan, Kec. Plaosan, kab. Magetan, Provinsi Jawa Timur. 

Akses
Untuk mencapai objek wisata Telaga Sarangan sangatlah mudah. Apabila Anda menggunakan transportasi umum dari Kota Surabaya, Anda bisa menggunakan bus jurusan Madiun, sesampai di terminal Madiun, Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju Magetan. Dari terminal Magetan, Anda bisa menggunakan angkutan umum yang menuju Sarangan. 

Jika Anda dari Jakarta, Yogyakarta, atau Jawa Tengah, Anda dapat menggunakan kereta api atau bus. Jika Anda menggunakan kereta api, berhenti di Stasiun Balapan. Dari stasiun, Anda bisa menggunakan taksi atau becak menuju ke Terminal Tirtonadi. Sesampai di terminal, Anda bisa menggunakan bus jurusan Tawangmangu. Kemudian dilanjutkan dengan menggunakan angkutan umum jurusan Sarangan. 

Harga Tiket
Harga tiket masuk tempat wisata Telaga Sarangan untuk dewasa Rp. 4.000,-/orang dan anak-anak Rp. 3.000,-/orang. Untuk tiket masuk (tidak termasuk parkir) sepeda motor Rp. 2.000,- dan mobil Rp. 4.000,-. 

Fasilitas dan Akomodasi
Fasilitas umum yang terdapat di objek wisata Telaga Sarangan yaitu lahan parkir, toilet, playground, toko souvenir, rumah makan dan tempat ibadah. Jika Anda ingin bermalam di sekitar Telaga Sarangan, Anda bisa menginap di pondok wisata, hotel melati, atau hotel berbintang. 

Daftar Hotel Di Karimunjawa Bagus dan Murah


Pulau Karimunjawa adalah objek wisata bahari dan wisata alam yang ada di salah satu kepulauan milik kota jepara, jawa tengah. Kepulauan Karimunjawa mempunyai keindahan alam yang sangat bagus. Untuk menikmatinya para pengunjung harus menginap dan bermalam beberapa hari di pulau karimunjawa ini agar bisa menikmati seluruh kepulauan yang masih murni ini.

Untuk bermalam di kepulauan karimunjawa ini ada beberapa hotel di karimunjawa yang bisa anda jadikan refrensi, berikut kami rekomendasikan kepada anda :

New Ocean Hotel Karimunjawa
Hotel Bintang 1
Jl. Dr. Soetomo - Jepara, Karimunjawa, Karimunjawa, Indonesia 59455
Jumlah kamar 18
IDR 400,000.00
>>>>>>Pesan Sekarang<<<<<

Arys Lagoon Bungalow & Hotel
Hotel Bintang 1
Kemojan,Karimunjawa Island , Karimunjawa, Karimunjawa, Indonesia 59455
Jumlah kamar 9
IDR 753,719.00
>>>>>>Pesan Sekarang<<<<<


Karimunjawa Inn
Hotel Bintang 1
Karimun Jawa, Karimunjawa, Karimunjawa, Indonesia
Jumlah kamar 18
IDR -
>>>>>>Pesan Sekarang<<<<<



Kura-Kura Resort
Hotel Bintang 4
Menjawakan Island, Karimunjawa Archipelago, Karimunjawa, Karimunjawa, Indonesia 50049
Jumlah kamar 35
IDR -
>>>>>>Pesan Sekarang<<<<<


Candi Borobudur, Obyek Wisata Dengan Kemegahan Mahakarya Arsitektur Kuno

Borobudur adalah sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia, sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia.

Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha. Borobudur memiliki koleksi relief Buddha terlengkap dan terbanyak di dunia. Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).

Sejarah
Menurut bukti-bukti sejarah yang ditemukan, candi Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di pulau Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam. Dunia baru menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu candi Borobudur sudah mengalami beberapa rangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun waktu tahun 1975 hingga tahun 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, dan kemudian situs bersejarah ini dimasukan dalam daftar Situs Warisan Dunia.

Fungsi Borobudur
Candi ini dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha. Para peziarah masuk melalui sisi timur untuk memulai ritual di dasar candi dengan berjalan mengitari bangunan suci ini searah jarum jam, sambil terus naik ke teras berikutnya melalui tiga tingkatan ranah dalam kosmologi Buddha. Ketiga tingkatan itu adalah Kamadhatu (ranah hawa nafsu), Rupadhatu (ranah berwujud), dan Arupadhatu (ranah tak berwujud). Dalam perjalanannya ini, peziarah berjalan melalui serangkaian lorong dan tangga dengan menyaksikan tak kurang dari 1.460 panel relief indah yang terukir pada dinding dan pagar langkan.

Borobudur kini masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan. Tiap tahun umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Selain sebagai tempat ziarah keagamaan, Borobudur merupakan obyek wisata di Indonesia yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara karena kemegahanya. 

Akses
Untuk mencapai lokasi Candi Borobudur dari Kota Semarang, Anda dapat menggunakan bus jurusan Semarang – Jogjakarta dan turun di terminal bus Magelang yang membutuhkan waktu sekitar 3 jam perjalanan. Sesampai diterminal bus Magelang, perjalanan dapat dilanjutkan dengan menggunakan angkutan/minibus jurusan Borobudur.

Harga Tiket Masuk
Tiket masuk dibedakan menjadi 2, yaitu turis domestik/lokal dan turis mancanegara. Untuk turis domestik/lokal, harga tiket masuk dikenai tarif sebesar Rp. 9.000,- untuk dewasa dan Rp. 5.000,- untuk anak-anak.

Akomodasi dan Fasilitas
Candi Borobudur merupakan salah satu tujuan wisata yang terkenal, maka dari itu di komplek wisata Candi Borobudur tersedia akomodasi wisata dan fasilitas yang cukup lengkap, seperti hotel, restoran, dan juga toko souvenir. Ada juga pemandu wisata yang akan menemani Anda. Jika Anda ingin menginap di sekitar Candi Borobudur, Anda bisa menginap di Saraswati Borobudur Hotel & Restaurant, atau klik di sini untuk mencari dan memesan hotel dekat Candi Borobudur.

Daftar Hotel & Penginapan

 

Follow by Email

Online bingo Top Blogs free web site traffic and promotion Info Wisata Jawa
Copyright © 2013-2015. Paket Wisata Jawa, Info Wisata Jawa, Info Hotel di Jawa, Nonton Film Terbaru - All Rights Reserved